Thursday, May 26, 2016

Mau Langsing Setelah Melahirkan? Gampang kok !

Mau Langsing Setelah Melahirkan? Gampang kok !


Betapa terkagumnya saya ketika membuka akun media sosial milik Sigi Wimala artis Indoensia. Dia berhasil membesarkan anak perempuannya berusia 6 tahun dan bayi perempuannya juga yang berusia 4 bulan tanpa bantuan baby sitter. Dan yang membuat makin kagum lagi, Ia tetap aktif melakukan workout saat ia hamil dan berlanjut hingga kini. Terkadang saat berolahraga, bayinya pun digendong dalam dekapannya.

Tentu tidak hanya kebugaran yang dituju, tetapi juga berat badan kembali ideal setelah melahirkan. Hal ini menjadi momok yang menakutkan bagi para ibu yang menjadi lebih gemuk setelah melahirkan, perut mengelambir dan payudara kendur. Namun anda hanya bisa pasrah karena sibuk merawat bayi dan tidak memiliki waktu untuk berolahraga, lalu stres saat angka timbangan tidak sedikit pun bergeser ke kiri.

Banyak yang mengatakan memberikan ASI Eksklusif pada bayi merupakan cara alami untuk menurunkan berat badan setelah melahirkan. Namun bagaimana dengan para ibu yang memang memiliki genetik berbadan gemuk, tentu akan menjadi masalah baru yang harus dipikirkan.

Ubah mindsetAnda! Buang keraguan sekarang juga, Anda bisa menurunkan berat bedan sesuai dengan cara yang sehat dan benar tanpa harus pergi ke pusat kebugaran. Ya! Anda bisa memulainya di rumah sambil menjaga si kecil. Yang terpenting, jangan terlalu memaksakan diri dan lakukan sesuai kemampuan Anda.

Berikut beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mencapai berat badan ideal:

Mulailah dengan gerakan sederhana untuk tetap aktif bergerak. Seperti berenang, jalan pagi atau jalan sore di sekitar rumah dengan membawa serta si kecil atau anda bisa melakukan gerakan mudah post partum yoga, melalui video yang bisa Anda download via internet. Dengan aktif bergerak, metabolisme akan aktif bekerja dan penyerapan nutrisi pun menjadi optimal.
Jika Anda ingin olahraga yang lebih berat sebaiknya dilakukan 6 minggu setelah melahirkan normal atau 12 minggu setelah operasi caesar dan konsultasikan dengan dokter. Apakah Anda sudah siap secara fisik untuk melakukan olahraga tersebut.

  1. Lakukan pemberian ASI ekslusif selama 2 tahun dan memerah ASI secara teratur sesuai dengan jam yang Anda tentukan. Menyusui dapat menjadi salah satu cara untuk melangsingkan tubuh karena dengan menyusui Anda dapat membakar 200 - 500 kalori perhari (20 ml ASI mampu membakar sekitar 20 kalori).
  2. Jaga kadar gula darah agar selalu stabil dengan makan setiap 3 jam sekali. Anda bisa menyiasati dengan makan lebih sedikit dari porsi tapi Anda lebih sering makan.
  3. Konsumsi makanan sehat dan buatlah variasi menu supaya Anda tidak bosan. Pemberian ASI Eksklusif akan berjalan lancar dan tubuh pun kembali langsing dengan memenuhi kebutuhan asupan gizi seimbang, antara lain:
  4. Kalori yang didapat dari karbohidrat kompleks seperti beras atau nasi merah, kacang hijau.
  5. Nutrisi, vitamin, mineral dan serat alami yang berasal dari sayur-sayuran hijau dan buah segar. Selain untuk menjaga pencernaan agar tetap sehat, buah dan sayur akan membuat penyerapan gizi dari makanan lainnya berjalan dengan maksimal.
  6. Protein hewani yang mengandung asam amino berfungsi sebagai pembangun, regenerasi sel yang mencukupi kebutuhan energi sehari-hari.
  7. Protein nabati dan zat besi yang didapat dari kacang-kacangan.
  8. Cairan yang didapat dari minimal 8 gelas air minum /hari, selain untuk meningkatkan produksi ASI, cairan yang cukup akan membuat Anda lebih sehat dan membuat kulit tidak cepat kering.
  9. Buatlah variasi menu sehat supaya Anda tidak bosan dan hitung kalori yang Anda konsumsi, seperti:
  10. Sarapan dengan 80 - 100 kalori, yang bisa didapat dari 2 potong roti gandum, 4 - 5 sdm oatmeal atau 1 - 2 butir telur dengan omega-3.
  11. Buah-buahan seperti pepaya, apel, pisang, buah naga dapat menjadi pilihan camilan sehat diantara sarapan dan makan siang.
  12. Makan siang dengan 650 - 750 kalori dari 4 - 5 sdm nasi merah, protein dari daging merah / ikan / ayam, 1 - 2 potong tahu / tempe, sayuran tumis seperti capcay dan tumis kangkung.
  13. Cemilan sore dari umbi-umbian rebus, seperti ubi atau singkong rebus.
  14. Makan malam dengan 650 - 750 kalori dari 4 - 5 sdm nasi merah atau dapat diganti dengan kentang, daging merah / ikan / ayam yang dipanggang, 1 - 2 potong tahu / tempe, sayuran kukus atau rebus.
Apapun pilihan menu makanan Anda, pastikan pula Anda memperhatikan cara memasak menu makanan tersebut. Selama menyusui, Ibu dilarang untuk mengonsumsi makanan mentah, lebih baik dikukus atau direbus. Batasi mengonsumsi makanan yang digoreng karena mengandung lemak jenuh dan membuat berat badan naik dengan cepat.

Hindari mengosumsi MSG dan junk food, namun tidak disarankan ibu menyusui menjalani diet garam karena anda masih memerlukan yodium. Untuk pemanis, Ibu dapat menggunakan gula secara wajar atau digantikan dengan madu alami.

Tubuh langsing bukan usaha yang dapat Anda hasilkan dalam waktu sekejap, butuh langkah yang konsisten untuk menerapkan hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Utamakan kelancaran ASI terlebih dahulu untuk kesehatan dan tumbuh kembang bayi Anda dibandingkan terobsesi untuk mengembalikan berat badan ideal. Selamat mencoba!

Related Posts

Mau Langsing Setelah Melahirkan? Gampang kok !
4/ 5
Oleh